Peristiwa Umum
Beranda » Berita » Baznas Sumbawa Distribusikan 1.000 Paket Sembako Ramadhan

Baznas Sumbawa Distribusikan 1.000 Paket Sembako Ramadhan

Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa mendistribusikan sebanyak 1.000 paket sembako Ramadhan kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). Kegiatan bertajuk “Sinergi Zakat untuk Umat” tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (13/03).

Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara, jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa, serta para penerima bantuan.

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, SAg, MM.Inov, dalam laporannya menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan tahun ini BAZNAS menyalurkan 1.000 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Sumbawa Terima Bantuan 5.760 Paket Sembako dari PT AMMAN Mineral

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 paket telah didistribusikan, sementara 500 paket lainnya akan disalurkan secara bertahap selama bulan Ramadhan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas Kabupaten Sumbawa bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

“Sekitar 99 persen ZIS yang kami kelola berasal dari ASN Kabupaten Sumbawa, sementara sebagian lainnya berasal dari mitra seperti perbankan, di antaranya BSI dan BNI,” ujarnya.

Syukri Rahmat juga menjelaskan bahwa sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026, total penghimpunan zakat, infak, dan sedekah telah mencapai sekitar Rp 1,5 Miliar, dengan total pendistribusian kepada para penerima manfaat mencapai Rp 1.489.207.000, yang disalurkan kepada masyarakat yang termasuk dalam delapan golongan asnaf.

Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Bayar  Zakat Mal Melalui Baznas

Selain penyaluran paket sembako, pada kesempatan tersebut Baznas Kabupaten Sumbawa juga menyerahkan satu unit kursi roda kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Mari kita menebar kebaikan melalui zakat dan infak. Jangan takut berkurang penghasilan karena berzakat. Dengan zakat kita dapat membantu orang yang sakit, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadi ikhtiar menolak bala dengan doa,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Sumbawa yang dinilai terus menunjukkan peningkatan dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat.

Rakor Bersama UPZ Masjid, Baznas Sumbawa Ingatkan Zakat Tidak Boleh Dijual atau Digunakan Untuk Keperluan Masjid

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024 penghimpunan zakat melalui Baznas hampir mencapai Rp3 miliar. Dengan kepengurusan baru, dalam tiga bulan pertama tahun 2025 berhasil mencapai sekitar Rp 4,4 miliar, dan pada tiga bulan awal tahun 2026 telah terkumpul sekitar Rp 1,5 miliar.

“Kedepan kita menargetkan penghimpunan zakat melalui Baznas Kabupaten Sumbawa dapat mencapai Rp 10 miliar,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa zakat dan infak merupakan saluran rezeki yang harus dijaga, karena rezeki pada hakikatnya berasal dari Allah SWT namun sering disalurkan melalui perantara manusia.

“Zakat dan infak itu seperti mata air yang mengalir. Jika mata airnya besar maka alirannya juga besar. Jika kita tidak mengeluarkan zakat dan infak, maka mata air itu bisa tersumbat bahkan hilang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa zakat tidak hanya berfungsi membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana mensucikan harta dan menenangkan jiwa.

“Dengan kita menggalakkan zakat, harta kita menjadi bersih dan jiwa kita menjadi lebih tenang. Zakat juga menjadi penolak musibah dan penyembuh dari berbagai kesulitan hidup,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Bupati berharap Baznas Kabupaten Sumbawa di bawah kepengurusan yang baru dapat terus meningkatkan kinerja serta menjaga amanah masyarakat.

“Jangan sampai banyak saldo yang mengendap di Baznas. Orang yang berzakat biasanya berharap zakatnya segera disalurkan kepada yang membutuhkan. Semakin cepat disalurkan, maka semakin besar pula kepercayaan masyarakat kepada Baznas,” demikian Bupati Sumbawa. (ZS)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement