Umum
Beranda » Berita » Kemenag Sumbawa Dorong Madrasah Perkuat Pembelajaran Mendalam dan Numerasi Berdiferensiasi

Kemenag Sumbawa Dorong Madrasah Perkuat Pembelajaran Mendalam dan Numerasi Berdiferensiasi

Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa mendorong seluruh madrasah untuk terus melakukan inovasi pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan. Dorongan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, SAg., MM.Inov., dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam Numerasi Diferensiasi KKM V Sumbawa Tahun Pelajaran 2026/2027.

Dalam kesempatan tersebut, DGH. Faisal menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut madrasah tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi harus mampu membangun kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, karakter, serta keterampilan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan pada kehidupan nyata. Menurutnya, pembelajaran mendalam atau deep learning bukan sekadar memperbanyak materi, melainkan memastikan peserta didik memahami konsep secara utuh, mampu menghubungkan berbagai pengetahuan, dan menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan kehidupan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan numerasi di lingkungan madrasah. Numerasi, kata Faisal, tidak semata-mata menjadi tanggung jawab guru Matematika, tetapi merupakan kemampuan yang harus dibangun melalui seluruh mata pelajaran. Kemampuan membaca data, memahami informasi, melakukan pengukuran, menghitung zakat dan waris, hingga mengambil keputusan berdasarkan informasi merupakan bagian dari kecakapan numerasi yang sangat penting bagi peserta didik.

Selain pembelajaran mendalam, Kepala Kemenag Sumbawa mengajak para guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan memahami bahwa setiap peserta didik memiliki kemampuan, karakter, minat, dan kecepatan belajar yang berbeda. Karena itu, guru dituntut mampu memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga setiap anak memperoleh kesempatan untuk berkembang secara optimal. “Jangan jadikan kegiatan ini sekadar kegiatan seremonial atau mengejar sertifikat. Jadikan sebagai momentum perubahan budaya mengajar di madrasah,” pesannya.

14 Pejabat Kemenag Sumbawa Emban Amanah Baru

Kepala Kemenag Sumbawa berharap kegiatan Bimtek tersebut melahirkan praktik-praktik baik yang dapat diterapkan langsung di ruang kelas dan dikembangkan secara berkelanjutan melalui komunitas belajar guru. Ia juga mengingatkan bahwa madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu, kuat dalam karakter, dan mulia dalam akhlak. “Guru yang berhenti belajar sesungguhnya sedang berhenti menjadi guru. Jadilah guru yang menginspirasi dan bekerjalah dengan hati, karena madrasah bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ladang ibadah dan amal jariyah,” tegasnya.(ZS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement