Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kabupaten Sumbawa, Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berencana mendatangkan qori’ internasional Ustaz Darwin Hasibuan pada bulan Oktober mendatang. Kehadiran qori’ nasional tersebut dimaksudkan untuk memberikan pelatihan langsung kepada para qori’-qoriah serta para pelatih qori’-qoriah yang ada di Kabupaten Sumbawa.
Rencana tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 1 September 2026 bertempat di Meeting Room BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Rapat ini menjadi langkah awal sinergi empat lembaga dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang tilawatil Qur’an di daerah.
Rapat dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, Wakil Ketua I M. Ihsan Safitri, Wakil Ketua II Lukman Hakim, dan Sekretaris BAZNAS Supriyadi. Turut hadir pula dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa Kasubag Ria Adekayanti. Dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa hadir H. Surianto. Sementara dari LPTQ Kabupaten Sumbawa hadir Ketua Harian Pengurus LPTQ Kabupaten Sumbawa H. Abdullah SY.

Dalam sambutannya Ketua BAZNAS Sumbawa Syukri Rahmat menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah di bidang dakwah dan pendidikan Al-Qur’an. Menurutnya pembinaan terhadap qori’-qoriah merupakan investasi jangka panjang untuk menguatkan syiar Islam di Kabupaten Sumbawa. BAZNAS berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini baik dari sisi pendanaan maupun koordinasi dengan lembaga lainnya.
Sementara itu Ketua Harian LPTQ Kabupaten Sumbawa H. Abdullah SY dalam sambutannya menegaskan kesiapan LPTQ sebagai lembaga pembina untuk menjadi pelaksana teknis kegiatan. Ia mengatakan selama ini LPTQ telah membina qori’-qoriah di tingkat kecamatan namun masih membutuhkan sentuhan pelatihan dengan metode dan teknik terbaru dari pelatih yang memiliki pengalaman di tingkat nasional maupun internasional. Dengan adanya pelatihan bersama Ustaz Darwin Hasibuan diharapkan kemampuan para qori’-qoriah dan pelatih di Sumbawa dapat meningkat secara signifikan sehingga mampu bersaing pada ajang MTQ tingkat provinsi dan nasional.
H. Surianto yang hadir mewakili Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyampaikan dukungan penuh dari Kemenag terhadap kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa Kemenag akan terlibat dalam penyusunan materi pelatihan, kurikulum, serta pemberian sertifikat kepada peserta. Menurutnya pelatihan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata tetapi harus menghasilkan dampak nyata berupa peningkatan kualitas tilawah dan lahirnya pelatih-pelatih baru yang mampu melanjutkan pembinaan di masing-masing kecamatan.
Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Kasubag Kesra Ria Adekayanti menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS, LPTQ dan Kemenag. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan umat dan peningkatan prestasi keagamaan. Pemda akan memfasilitasi dari sisi koordinasi lintas organisasi perangkat daerah dan akan melihat kemungkinan dukungan melalui APBD. Ia berharap setelah pelatihan ini Kabupaten Sumbawa dapat mengirimkan wakil-wakil terbaiknya pada ajang MTQ dan mengharumkan nama daerah.
Setelah mendengarkan sambutan dari masing-masing delegasi, rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyepakatan bersama. Seluruh peserta rapat sepakat untuk melaksanakan kegiatan pelatihan bersama Ustaz Darwin Hasibuan pada bulan Oktober mendatang di Kabupaten Sumbawa. Pelatihan ini akan menyasar qori’-qoriah binaan LPTQ dari seluruh kecamatan serta para pelatih dan pembina tilawah dari pondok pesantren, majelis taklim dan guru Pendidikan Agama Islam. Materi yang akan diberikan meliputi teknik pernafasan, penguasaan tajwid, seni suara, variasi lagu, hingga persiapan mental untuk mengikuti lomba. Selain itu akan ada sesi khusus bagi para pelatih agar ilmu yang didapat dapat diteruskan kepada peserta didik di daerahnya.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan lahir generasi qori’-qoriah Sumbawa yang tidak hanya memiliki suara yang merdu tetapi juga memiliki pemahaman Al-Qur’an dan akhlak yang baik. Keempat lembaga yang terlibat berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil rapat dengan membentuk panitia pelaksana dan melakukan sosialisasi ke seluruh kecamatan agar kegiatan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumbawa.(ZS)



Komentar