Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Plan International Indonesia dengan dukungan Australian Aid menggelar Kickoff Meeting Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan), sebagai upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjamin tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Kegiatan itu berlangsung di Hotel La Grande, Sumbawa Besar, Senin (15/12), yang diikuti oleh sejumlah pimpinan OPD Lingkup Pemda Sumbawa, Kepala Desa dari 7 kecamatan lokasi program Cerah, Penyandang Disabilitas, dan pihak terkait lainnya.
Direktur Eksekutif Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Plan memiliki komitmen kuat untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, yang harus didukung oleh lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama jangka panjang yang telah terjalin antara Plan International dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
“Kami senang karena Kabupaten Sumbawa telah lama bekerja sama dengan Plan International untuk memastikan anak-anak tumbuh kembang dengan baik. Namun hal itu tidak bisa dilepaskan dari dukungan lingkungan yang lestari,” ujar Dini.
Ia menjelaskan, Plan International telah bekerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia dan mencatat sejumlah capaian, di antaranya pembentukan forum-forum anak serta penyediaan sarana air bersih yang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kami hanya memantik. Keberlanjutan program sepenuhnya kami serahkan kepada pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Dini juga menyoroti pentingnya perspektif anak dalam pengelolaan lingkungan. Menurutnya, tanpa warisan lingkungan yang baik, anak-anak akan menjadi kelompok yang paling terdampak akibat bencana seperti kekeringan, banjir, dan tanah longsor, termasuk ibu hamil dan kelompok rentan lainnya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot, MP, dalam arahannya menyampaikan bahwa visi dan misi Program CERAH sangat sejalan dengan pengalamannya sebelum menjabat sebagai kepala daerah, yang memang berkaitan erat dengan isu lingkungan dan sumber daya alam.
“Program ini sejalan dengan visi kami mewujudkan Sumbawa yang maju, unggul, dan sejahtera melalui Program Sumbawa Hijau dan Lestari,” ujar Bupati.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai langkah konkret, seperti penanaman dan perawatan pohon, pembentukan Satgas Perlindungan dan Pengamanan Hutan, serta rencana pengerahan sekitar 500 tenaga untuk melakukan penanaman kembali di kawasan kritis.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Plan International yang telah menyelaraskan Program CERAH dengan program prioritas daerah. Ia berharap hasil diskusi dan berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.
Program CERAH sendiri akan dilaksanakan di tujuh kecamatan sebagai wilayah sasaran awal (pilot project). Bupati berharap ke depan program ini dapat diperluas ke kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa.
“Program yang kita jalankan hari ini adalah investasi untuk kebaikan anak cucu kita di masa depan. Saya berharap seluruh pihak, khususnya di lokasi program, berkomitmen penuh agar program ini berhasil dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya penanaman pohon bernilai ekonomis tinggi sebagai bagian dari strategi penyelamatan lingkungan, mengingat kondisi Sumbawa yang dinilai sudah cukup kritis.
“Kita harus menyelamatkan Sumbawa dengan bergandengan tangan,” tegasnya.
Kickoff Meeting tersebut ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Sumbawa, dalam kegiatannya menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Perwakilan Pemuda Pemerhati Lingkungan dan narasumber lainnya. (*)


Komentar