Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali mempercepat langkah pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang berlangsung di Aula Rapat Sekretariat Daerah, Rabu, (10/12)
Rapat digelar secara mendadak dan berlangsung di luar jam kerja, namun tetap dihadiri lengkap oleh perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan bahwa rapat tersebut sangat penting untuk menyinkronkan data serta memastikan kesiapan desa sebelum tim pelaksana turun ke lapangan. Ia meminta seluruh OPD bekerja fokus, cepat, dan tepat sasaran.
Rapat diikuti perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Koperasi, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Dinas PMD, Dinas Kesehatan, IPUD, IPPA, OPH, dan PUPR. Dengan keterlibatan perangkat daerah yang dinilai memenuhi kuorum, Wakil Bupati meminta pembahasan teknis dilakukan secara tuntas agar proses pembangunan tidak kembali tertunda.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa Bappeda telah menyiapkan data lengkap terkait kesiapan desa beserta lokasi pembangunan. Data tersebut menjadi acuan OPD dalam memberikan penilaian teknis, memastikan kelayakan lapangan, serta menyusun kebutuhan administrasi tambahan sesuai kewenangan masing-masing.
Wabup menekankan pentingnya percepatan proses agar pembangunan gerai dan gudang dapat segera dieksekusi.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah penegasan status aset daerah yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan.
Wakil Bupati meminta Bidang Aset mempercepat proses sertifikasi lahan yang belum bersertifikat untuk memastikan kejelasan pemanfaatannya.
“Status lahan harus tuntas. Jangan sampai pembangunan terhambat hanya karena administrasi aset,” pintanya.
Dalam laporan yang disampaikan, terdapat 15 desa yang sudah menyatakan siap dan setuju menjadi lokasi pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. Desa-desa tersebut meliputi Desa Baru, Marente, Luar, Juranalas, Gontar Baru, Tarusa, Gapit, Karang Dima, Ai Mual, Lopok, Lunyuk Rea, Lito, Sebewe, Kukin, dan Baru Tahan.
Daftar itu menjadi dasar bagi OPD terkait untuk menindaklanjuti verifikasi teknis serta memastikan kesiapan lokasi masing-masing desa.
Rapat berlanjut dengan sesi interaktif bersama Dandim, Bappeda, Kabid Aset, dan jajaran perangkat daerah lainnya.
Dalam penutupannya, Wakil Bupati kembali menegaskan agar seluruh OPD bekerja responsif dan tidak bertele-tele dalam menyelesaikan setiap tahapan.
“Kita ingin pembangunan ini bergerak cepat. Semua harus sigap, solid, dan saling mendukung,” ujarnya.
Dengan semakin banyak desa yang menyatakan kesiapan, Pemkab Sumbawa optimis pembangunan Koperasi Merah Putih dapat segera direalisasikan sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan pelayanan distribusi logistik di seluruh wilayah kecamatan. ()


Komentar