Pemerintahan
Beranda » Berita » Refleksi Jelang Setahun Kepemimpinan Jarot – Ansori, Bupati Sumbawa Paparkan Arah Pembangunan Daerah di Dies Natalis UNSA

Refleksi Jelang Setahun Kepemimpinan Jarot – Ansori, Bupati Sumbawa Paparkan Arah Pembangunan Daerah di Dies Natalis UNSA

Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com (21 Desember )
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menjadi keynote speaker pada Seminar Kebijakan Publik bertajuk “Refleksi Jelang Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori: Tantangan dan Arah Pembangunan Sumbawa”, yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Samawa (UNSA), dalam rangka Dies Natalis ke-27 UNSA, Sabtu pagi.
Seminar ini menjadi ruang refleksi objektif terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot–Ansori, sekaligus forum akademik untuk mengkaji capaian, tantangan, serta arah pembangunan daerah ke depan secara terbuka dan berbasis data.
Dalam paparannya, Bupati H. Jarot menyampaikan sejumlah poin strategis yang telah dan sedang dilaksanakan Pemerintah Daerah, meliputi penguatan sumber daya manusia unggul, pembangunan infrastruktur strategis, pelaksanaan program strategis nasional di daerah, penguatan tata kelola pemerintahan, serta komitmen terhadap agenda Sumbawa Hijau Lestari.
Selain itu, dipaparkan juga secara visual dan komprehensif sejumlah materi yang memuat ringkasan capaian satu tahun pemerintahan, hasil survei publik, hingga tantangan pembangunan ke depan.
H. Jarot menegaskan bahwa refleksi satu tahun pemerintahan bukan sekadar perayaan capaian, melainkan momentum untuk menilai secara jujur apa yang telah dilakukan, apa yang masih menjadi kekurangan, dan apa yang harus dipercepat. Menurutnya, pembangunan daerah harus terus dikawal melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, legislatif, dan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kritik, masukan, dan pengawasan publik justru menjadi energi untuk memastikan arah pembangunan Sumbawa tetap berada di jalur yang benar dan berkelanjutan,” tegasnya.
Seminar ini juga menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang, yakni unsur pemerintah daerah, legislatif, serta kalangan akademisi, yang memberikan perspektif kritis dan konstruktif terhadap kebijakan publik di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari akademisi, kepala desa, organisasi kemasyarakatan, serta mahasiswa.(ZS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement