Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Sumbawa menyampaikan pelaksanaan Pelatihan Pelatih dan Qori/Qori’ah Kabupaten Sumbawa yang menghadirkan Ustadz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., seorang qori internasional, sebagai narasumber sekaligus pelatih.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 6 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di Aula Hotel Grand Samota, Sumbawa Besar. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas para pelatih serta qori dan qori’ah dalam mengembangkan seni baca Al-Qur’an di daerah.

Kepala Diskominfotiksan Kabupaten Sumbawa, Hasanuddin, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kemampuan para peserta, khususnya dalam membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid, lagu, kualitas suara, serta teknik yang tepat.
Kehadiran Ustadz H. Darwin Hasibuan sebagai qori internasional diharapkan memberikan nilai tambah bagi peserta. Selain mendapatkan materi secara teori, para peserta juga berkesempatan memperoleh pengalaman dan pembinaan langsung dari narasumber yang memiliki pengalaman di bidang seni baca Al-Qur’an.
Melalui pelatihan tersebut, para pelatih diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam membina qori dan qori’ah di wilayah masing-masing. Dengan demikian, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan, sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta berprestasi.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi daerah dalam berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.
Pelatihan selama tiga hari ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan seni baca Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa, sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(ZS)



Komentar