Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumbawa terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) I Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.
MTQH I Kabupaten Sumbawa dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kecamatan Alas, dengan melibatkan 24 kecamatan sebagai peserta.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, H. Faisal Salim, MM.Inov., mengatakan persiapan pelaksanaan MTQH terus dikoordinasikan bersama seluruh pihak terkait. Hal ini penting untuk memastikan setiap tahapan, mulai dari kesiapan peserta hingga teknis pelaksanaan, dapat berjalan sesuai rencana.
Menurut Faisal, MTQH tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi untuk mencari peserta terbaik di bidang Al-Qur’an dan Hadis. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Sumbawa.

“MTQH ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi bagaimana kita membangun pembinaan Al-Qur’an dan Hadis secara berkelanjutan. Karena itu, kesiapan peserta dari seluruh kecamatan harus menjadi perhatian bersama,” ujar Faisal.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten I, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Kemenag Sumbawa, para camat, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan.
Dalam rapat, sedikitnya empat agenda utama menjadi fokus pembahasan, yakni rencana anggaran, rencana kegiatan, persiapan teknis, serta kesiapan 24 kecamatan sebagai peserta MTQH.
Selain itu, rapat juga membahas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) LPTQ, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Kejelasan pembagian tugas tersebut dinilai penting untuk memastikan koordinasi dan tanggung jawab masing-masing pihak dapat berjalan secara efektif dan terukur.
Faisal menambahkan, keterlibatan 24 kecamatan dalam MTQH menjadi bagian penting dalam memperluas pembinaan dan memberikan ruang kepada putra-putri daerah untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an dan Hadis.
“Kita berharap seluruh kecamatan dapat mempersiapkan peserta dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana MTQH ini memberikan dampak terhadap pembinaan dan kecintaan generasi muda kepada Al-Qur’an dan Hadis,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, Kemenag, pemerintah kecamatan, KUA, lembaga pendidikan, tokoh agama, serta masyarakat. Kolaborasi seluruh unsur tersebut diperlukan agar MTQH dapat terlaksana dengan baik sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap MTQH I Tahun 2026 di Kecamatan Alas dapat berlangsung tertib, lancar dan sukses. Selain menjadi ajang seleksi dan kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan keagamaan dan melahirkan generasi Sumbawa yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis.(ZS)



Komentar