Moyo Hulu, Zonasumbawa.com
Impian masyarakat Desa Poto untuk memiliki fasilitas pendidikan taman kanak-kanak negeri yang memadai mulai terwujud.
Pembangunan Gedung TK Negeri 1 Moyo Hilir yang berlokasi di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, resmi dimulai pada Senin (12/10/2026), ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Poto, Fathul Muin, S.P.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, para guru TK dan guru SD serta wali murid yang menyambut baik dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan penyembelihan ayam pada titik pembangunan. Tradisi ini merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat yang dimaknai sebagai simbol doa dan harapan akan keberkahan, keselamatan, serta kelancaran selama proses pembangunan berlangsung.
Sebelum berstatus sebagai TK negeri, TK Negeri 1 Moyo Hilir merupakan lembaga pendidikan taman kanak-kanak swasta yang dimiliki dan dikelola oleh desa. Upaya untuk meningkatkan status kelembagaan tersebut mulai diperjuangkan melalui pengusulan perubahan status menjadi TK negeri pada tahun 2023/2024.
Langkah ini merupakan bagian dari harapan Pemerintah Desa Poto agar penyelenggaraan pendidikan anak usia dini mendapatkan dukungan yang lebih baik, baik dari sisi kelembagaan maupun penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

Perjalanan tersebut kini berlanjut dengan dimulainya pembangunan gedung sekolah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan.
Pembangunan ini didukung anggaran lebih dari Rp 1,3 miliar, yang dialokasikan untuk pembangunan dan penyediaan berbagai fasilitas pendidikan, meliputi ruang kelas, ruang administrasi, toilet, pagar halaman, meubeler, serta fasilitas pendukung lainnya.
Kepala Desa Poto, Fathul Muin, S.P., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di desanya.
“Alhamdulillah, ini merupakan kabar baik sekaligus harapan yang mulai terwujud bagi masyarakat Desa Poto. Perjalanan yang dimulai dari upaya memperjuangkan status TK negeri kini berlanjut dengan pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih memadai. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan bukan sekadar menghadirkan gedung baru, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi penerus sejak usia dini.
Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, sesuai ketentuan, serta menghasilkan fasilitas yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Poto juga berharap kehadiran fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan kenyamanan anak-anak dalam belajar, mendukung kinerja para guru, serta memberikan kepercayaan lebih kepada orang tua dalam menyekolahkan anak-anak mereka.(ZS)



Komentar