Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya membangun desa yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan dampak perubahan iklim.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Relawan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana Skala Lokal yang dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Desa Bale Brang dengan BPBD Kabupaten Sumbawa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Junaedi, M.Si., dalam keterangannya, Senin (5/10/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Menurutnya, keberadaan relawan di tingkat desa memiliki peran penting karena menjadi salah satu unsur yang berada paling dekat dengan masyarakat. Dengan kapasitas yang memadai, para relawan diharapkan mampu mengambil langkah cepat ketika terjadi bencana maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat desa, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan langkah-langkah awal,” ujar Junaedi.
Ia menjelaskan, penguatan relawan tidak hanya diarahkan pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga mencakup upaya pencegahan, pengurangan risiko bencana serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek dalam penanganan bencana, tetapi juga dapat berperan aktif dalam mengenali potensi risiko, melakukan mitigasi serta membangun kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan Bimtek di Desa Bale Brang tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses membangun ketangguhan masyarakat dari tingkat paling bawah. Pemerintah desa bersama BPBD dan unsur terkait terus didorong untuk memperkuat koordinasi serta menyiapkan masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan bencana, mengingat upaya membangun ketangguhan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat.
Melalui penguatan relawan desa, diharapkan terbentuk masyarakat yang lebih tanggap, mandiri dan memiliki kemampuan menghadapi risiko bencana serta perubahan iklim.
“Bersama membangun desa tangguh, siap menghadapi bencana,” demikian semangat yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.(ZS)



Komentar