Sumbawa Besar, Zonasumbawa.com
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Samapuin berlangsung dengan mengangkat tema “Memperkuat Ukhuwah Islamiah”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Turut hadir oleh Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sumbawa Yuliyansah Putra, S.E.,M.M., Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov., Sejumlah tokoh masyarakat, serta Pemuka agama, di SD Negeri Samapuin, Selasa (6/10/2026).

Kepala SD Negeri Samapuin, Sri Nurhayati, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa tema “Memperkuat Ukhuwah Islamiah” diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mempererat persaudaraan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk meneladani perilaku dan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan pendidikan.
Sri Nurhayati, S.Pd.SD., melanjutkan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui hubungan yang baik antara guru, kepala sekolah, peserta didik, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat. Penguatan ukhuwah Islamiah diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang saling menghargai, peduli, dan mendukung perkembangan anak.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kecamatan Sumbawa, Mustakim, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya meneladani perilaku dan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas di lingkungan pendidikan.
Mustakim, S.Pd., M.Pd., melanjutkan, guru dan kepala sekolah memiliki tugas dan fungsi penting dalam memastikan proses pembelajaran berlangsung dengan baik. Karena itu, pendidikan harus dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan yang mendidik, tanpa kekerasan maupun perundungan (bullying).
“Pembelajaran harus terjadi dengan baik tanpa kekerasan dan bullying. Pendidikan bermutu harus diberikan untuk semua,” tegasnya.
Mustakim, S.Pd., M.Pd., juga menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Lingkungan pendidikan yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang serta keberhasilan belajar peserta didik.
“Mari kita jaga, mari kita rangkul anak-anak dan semua pihak,” ajaknya.(ZS)



Komentar